Bedanya Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 13: Perbandingan Lengkap

Notification

×

Iklan

Iklan

Bedanya Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 13: Perbandingan Lengkap

Jumat, 06 Februari 2026 | 07:06 WIB Last Updated 2026-02-06T00:13:38Z


GURUABAD21.COM --
Bedanya Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 13 sering menjadi pertanyaan bagi guru, orang tua, dan siswa. Kedua kurikulum ini sama-sama diterapkan di Indonesia, namun memiliki perbedaan mendasar dalam konsep, metode pembelajaran, hingga sistem penilaian. 


Artikel ini akan membahas perbedaan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013 secara lengkap dan mudah dipahami.


Apa Itu Kurikulum 13?


Kurikulum 2013 (K-13) adalah kurikulum nasional yang menekankan pembelajaran berbasis kompetensi dengan pendekatan saintifik. Kurikulum ini bertujuan mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa secara seimbang.


Ciri utama Kurikulum 13: pendekatan saintifik (5M), pembelajaran tematik integratif, penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan, serta struktur pembelajaran relatif tetap.


Apa Itu Kurikulum Merdeka?


Kurikulum Merdeka adalah kurikulum terbaru yang dirancang untuk memberi kebebasan kepada sekolah dan guru dalam mengelola pembelajaran. Kurikulum ini berfokus pada kebutuhan dan minat peserta didik serta pembelajaran yang lebih mendalam.


Ciri utama Kurikulum Merdeka: pembelajaran berpusat pada siswa, struktur kurikulum lebih fleksibel, fokus pada pendalaman materi, dan menggunakan proyek sebagai bagian penting pembelajaran.


5 Perbedaan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 13


1. Pendekatan Pembelajaran


Pada Kurikulum 13, pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik secara konsisten. Sedangkan Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan guru memilih metode belajar sesuai karakter siswa.


2. Struktur Kurikulum


Kurikulum 13 memiliki struktur mata pelajaran dan jam pelajaran yang sudah ditetapkan. Kurikulum Merdeka lebih sederhana dan fleksibel, memungkinkan integrasi lintas mata pelajaran.


3. Sistem Penilaian


Penilaian pada Kurikulum 13 cenderung kompleks dan administratif. Di Kurikulum Merdeka, penilaian lebih menekankan asesmen formatif dan perkembangan belajar siswa.


4. Proyek Pembelajaran


Kurikulum Merdeka memiliki Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang tidak ada secara khusus di Kurikulum 13. Proyek ini menanamkan nilai karakter melalui kegiatan nyata.


5. Peran Guru


Dalam Kurikulum 13, guru lebih banyak mengikuti panduan yang sudah ada. Di Kurikulum Merdeka, guru berperan sebagai fasilitator dan perancang pembelajaran kreatif.


Kelebihan Kurikulum Merdeka Dibanding Kurikulum 13, yakni: lebih fleksibel dan adaptif, fokus pada kebutuhan siswa, mengurangi beban administrasi guru, dan mendorong pembelajaran bermakna dan kontekstual.


FAQ: Pertanyaan yang Sering Muncul


1. Apakah Kurikulum Merdeka wajib diterapkan?


Saat ini penerapannya bertahap dan menyesuaikan kesiapan sekolah.


2. Apakah Kurikulum 13 sudah tidak digunakan?


Beberapa sekolah masih menggunakannya sebagai masa transisi.


3. Mana yang lebih baik antara Kurikulum Merdeka & Kurikulum 13?


Keduanya memiliki tujuan baik, namun Kurikulum Merdeka lebih adaptif terhadap kebutuhan siswa.


4. Apakah guru harus membuat modul sendiri?


Ya, tetapi tersedia contoh dan panduan dari Kemendikbud.


5. Apakah siswa jadi lebih santai?


Bukan santai, melainkan belajar dengan makna dan tanggung jawab.


6. Bagaimana peran orang tua?


Orang tua menjadi mitra aktif dalam mendukung proses belajar anak.

Perbedaan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 13 terletak pada fleksibilitas, metode pembelajaran, dan sistem penilaian. Kurikulum Merdeka hadir sebagai penyempurnaan dengan memberi ruang bagi kreativitas guru dan potensi siswa. Dengan pendekatan yang lebih humanis, kurikulum ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.